Klik Banner Di bawah Ini Jika Anda ingin Mendapatakan Penhasilan Tambahn Lewat internet

Photobucket payableptr.com Photobucket

Ikuti Kata Hati.....!!

Senin, 10 Mei 2010

meningkatkan kemampuan berbicara anak

A.    JUDUL
“MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK
TAMAN KANAK-KANAK (TK) MELALUI PENGGUNAAN
MEDIA PAPAN FLANNEL”

B.    LATAR BELAKANG MASALAH
      Bahasa merupakan unsur yang terpenting dalam kebudayaan bangsa. Dengan bahasa setidaknya setiap orang akan mempunyai kemampuan untuk mengungkapkan aktivitas berfikir dan perasaannya yang dapat dipahami dan dimaknai bersama oleh orang yang mendengarnya.
Pengembangan bahasa pada anak usia pra sekolah merupakan salah satu aspek perkembangan anak yang dalam pelaksanaannya tidak dapat dipisahkan dari semua kegiatan anak, baik itu yang berkaitan dengan musik, sosial, matematika, sains dan kegiatan apapun yang semuanya memberikan kesempatan kepada anak untuk dapat mengembangkan kemampuan berbahasanya.
Bicara merupakan suatu kemampuan yang penting dalam berbahasa, disamping kemampuan menyimak, membaca, dan menulis. Kegiatan komunikasi seseorang lebih banyak secara lisan dibandingkan dengan komunikasi secara tertulis. Dalam kehidupan sehari-hari kita gunakan sebagian besar waktu untuk berbicara dan mendengarkan. Berbicara merupakan prakarsa nyata dalam penggunaan bahasa untuk mengungkapkan gagasan atau pesan secara lisan.
Penelitian terhadap kemampuan berbicara dapat dilakukan berdasarkan kebenaran pelafalan, pemilihan kosakata dan susunan struktur kalimat. Memenuhi kenyataan tersebut kemampuan berbicara sebaiknya dikembangkan sejak usia dini.
Taman Kanak-Kanak merupakan program pendidikan pra sekolah yang dirancang untuk anak-anak usia 4-6 tahun sebelum memasuki sekolah dasar. Tujuan program taman kanak-kanak adalah untuk membentuk anak mengembangkan sikap, keterampilan, kreatifitas dan kemampuan yang akan membantu mereka menjadi manusia yang dapat menyesuaikan diri dan mandiri. Salah satu komponen dasar yang harus dicapai pada anak usia Taman Kanak-Kanak 4-6 tahun diantaranya adalah anak dapat berkomunikasi secara lisan, memperkaya perbendaharaan dan mencontoh bentuk simbol sederhana.
Permasalahan yang sering ditemui dalam perkembangan bahasa anak di taman kanak-kanak adalah keterlambatan dalam berbahasa. Masih sering ditemui adanya anak di Taman Kanak-Kanak kemampuan Artikulasinya perlu dibantu. Guru sebaiknya melatih anak mengucapkan kata-kata yang belum sempurna, seperti huruf S, L, Z, Y, F,C dalam pengucapannya masih ada beberapa yang cadel, dan hal tersebut harus segera diperbaiki supaya dalam proses belajar mengajar tidak terjadi hambatan komunikasi antara guru dengan anak dan antara anak dengan teman sebayanya. Mencermati kondisi tersebut untuk mengembangkan kemampuan berbicara, guru memiliki peran-peran utama dalam memfasilitasi secara optimal. Bimbingan guru sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan minat anak untuk dapat berbicara dengan lancar dan baik. Guru perlu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bervariasi, memberi kesempatan pada anak untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya dengan baik. Meningkatkan kemampuan berbicara pada Taman Kanak-Kanak memerlukan suatu cara atau teknik yang dianggap menarik dan menyenangkan. Suasana  belajar yang menyenangkan harus ditunjang  dengan penggunaan berbagai media. Salah satu media yang dapat memudahkan anak dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara adalah media gambar melalui papan Flannel. Media gambar melalui papan Flannel adalah media grafis yang efektif sekali untuk menyajikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula, sehingga dapat meningkatkan pembelajaran bahasa, aspek berbicara yang efektif. Dengan demikian jelas bahwa penggunaan media khususnya media papan Flannel sangat penting dalam membantu upaya meningkatkan kemampuan berbicara anak-anak.
Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dalam pembelajaran berbicara dengan menggunakan media papan Flannel di Taman Kanak-Kanak.
Adapun judul penelitian ini adalah :
“MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TAMAN KANAK-KANAK (TK) MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PAPAN FLANNEL”

C.    RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, yang menjadi masalah dalam penelitian ini ialah kemampuan berbicara anak untuk berkomunikasi yang ingin disampaikan kepada teman sebaya dan orang dewasa melalui berbicara dan menyusun kalimat sederhana. Hal ini terjadi karena pembelajaran berbicara dikelas tidak melalui tahapan-tahapan bimbingan, guru biasanya langsung menyuruh anak untuk berbicara di depan kelas. Pembelajaran berbicara hanya sebatas menceritakan kembali apa yang telah dibacakan dan menjawab pertanyaan guru.
Dari permasalahan di atas penulis dapat merumuskan pertanyaan penelitian sebagai berikut :
1.      Bagaimanakah kondisi efektifitas pembelajaran bahasa aspek berbicara anak di TK Aisyiyah Kuningan?
2.      Bagaimana penerapan penggunaan media papan Flannel dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara di TK Aisyiyah Kuningan?
3.      Bagaimana kemampuan berbicara anak TK Aisyiyah Kuningan melalui penggunaan media papan Flannel sesudah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas?
4.      Kelebihan dan kekurangan apakah yang ditemukan dalam meningkatkan kemampuan berbicara melalui penggunaan media papan Flannel di TK Aisyiyah Kuningan?





D.    TUJUAN PENELITIAN
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :
1.      Untuk mengetahui kondisi efektifitas pembelajaran bahasa asfek berbicara anak di TK Aisyiyah Kuningan.
2.      Untuk penerapan penggunaan media papan flannel dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara anak di TK Aisyiyah Kuningan.
3.      Untuk mengetahui perubahan yang terjadi dalam pembelajaran bahasa aspek berbicara anak TK Aisyiyah Kuningan melalui penggunaan media papan flannel setelah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas.
4.      Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan apakah yang ditemukan dalam meningkatkan pembelajaran bahasa aspek berbicara melalui penggunaan media papan flannel di TK Aisyiyah Kuningan.

E.     MANFAAT PENELITIAN
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut :
1.      Bagi Guru Taman Kanak-Kanak
penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam perbaikan pembelajaran bahasa sebagai berikut :
a.       Membantu dalam merumuskan permasalahan pembelajaran bahasa khususnya aspek berbicara melalui penggunaan media papan flannel.
b.      Memberi solusi permasalahan yang selama ini dihadapi pada pembelajaran berbahasa aspek berbicara dengan menggunakan media papan flannel.
c.       Memberi masukan mengenai penggunaan media papan flannel sebagai salah satu media yang dapat meningkatkan pembelajaran bahasa aspek berbicara.
d.      Memberi masukan mengenai bagaimana peran guru pada pembelajaran berbahasa dengan menggunakan media papan flannel dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara.


2.      Bagi Peneliti :
o       Menambah pengetahuan dan wawasan dalam penggunaan media papan flannel sebagai salah satu media yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara dalam pembelajaran bahasa.
o       Bisa memberi masukan dalam pengembangan penelitian ini tidak hanya pada aspek bicara, namun dalam mengembangkan penelitian pada kemampuan kognitif, sosial emosi, psikomotorik, dalam pembelajaran berbahasa.

F.     ASUMSI
Asumsi yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Kemampuan berbicara merupakan salah satu komponen berbahasa yang harus dikuasai oleh anak agar anak dapat menggunakan bahasa secara baik.
2.      Kualitas keterampilan berbahasa seseorang bergantung kepada kualitas dan kuantitas kosakata yang dimilikinya.
3.      Kualitas dan kuantitas kosakata dipengaruhi oleh keadaan individu, kualitas dan kuantitas pembelajaran metode yang digunakan, serta penggunaan media sebagai alat pembelajaran.
4.      Media papan Flannel adalah sebagai salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan pada proses pembelajaran bahasa dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara, dimana anak dapat mengungkapkan daya khayal atau imajinasinya, gagasan dan perasaannya secara lisan.

G.    DEFINISI OPERASIONAL
Berpegang pada pokok permasalahan dan pembahasan masalah diatas, maka untuk memperoleh kejelasan dan menghindari kesalahpahaman dalam mengartikan dan menafsirkan permasalahan penelitian beberapa istilah yang dipergunakan, dijelaskan secara operasional.

1.      Kemampuan adalah kesanggupan atau kecakapan anak dalam berbicara di dalam kelas maupun diluar.
Sehingga proses belajar mengajar terjalin dan anak menjadi lebih aktif dan keadaaan pun tidak monoton atau membosankan bagi setiap anak maupun guru.
2.      Berbicara adalah kemampuan mengucapkan pikiran, ide, dan perasaan.
Berbicara sering diartikan juga sebagai kegiatan bercakap-cakap yang dilakukan sehari-hari. Kegiatan berbicara ini diawali dari suatu pesan yang disampaikan oleh pembicara kepada pendengarnya. Sehingga pesan tersebut dapat dipahami oleh pemberi pesan.
3.      Kemampuan berbicara anak Taman Kanak-Kanak adalah kemampuan anak dalam hal mendengarkan, memahami berkomunikasi secara lisan, mampu mengucapkan artikulasi dengan benar dan jelas.
Penguasaan kosakata dalam percakapan sederhana dapat mengucapkan kata-kata, menyusun kalimat secara sederhana, intonasi saat bicara.
4.      Media Papan Flannel adalah media grafis yang dapat merangsang pikiran.
Media papan flannel yaitu kegiatan bercerita dengan menggunakan potongan gambar lepas yang ditempel pada papan flannel. Potongan gambar lepas ini melukiskan adegan cerita yang akan disajikan.

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "meningkatkan kemampuan berbicara anak"